tentang sejarah lingkungan
ASAL USUL DESA BANGO
Desa Bango terletak di Kecamatan Demak Kabupaten Demak yang memberi nama yaitu Yi Waru. Beliau adalah pendiri desa ini, pada zaman Majapahit. Alasan kenapa namanya Desa Bango karena zaman dahulu banyak ditemukan burung bangau.
Desa ini memiliki 4 kampung/ dukuh yaitu Dukuh Gesik, Dukuh Botoreco, Dukuh Jebor, dan Dukuh Gesik Lor. Di Dukuh Gesik terdapat beberapa bukti-bukti sejarah diantaranya Sipon, Punden, Kedung.
Sipon adalah benteng Belanda atau tempat persembunyian tentara Belandayang terletak di Desa Bango saat perang melawan masyarakat Desa Bolo, yang berada di depan Desa Bango. Dalam perang tersebut di Desa Bango masih memiliki tokoh sejarah yaitu mbah Wadiran, beliau adalah tokoh yang ikut berperang melawan Belanda tapi beliau ditangkap dan dibawa Belanda ke Kudus untuk dijadikan pencatat siapa saja orang-orang yang ikut Belanda.
Punden adalah mekan Raden Sumantri, beliau adalah pendiri Dukuh Gesik. Tiap tahunnya di Punden diadakan upacara untuk mengirim doa pada Raden Sumantri.
Kedung adalah peninggalan Belanda. Kedung itu diberi nama “Kedung Sumber Ajaib”. Sekarang masyarakat DEsa Bango Mengambil air di Kedung itu uintuk dimasak dan diminum.
Blogger Flower Effect
Sumber : http://thekampoengblogger.blogspot.com/2013/03/30-efek-blog-paling-dicari-oleh-blogger.html#ixzz2vumBMGhM
29 Januari 2014 pukul 01.31
emmm,
7 Februari 2014 pukul 02.29
oohhhh
7 Februari 2014 pukul 02.48
desa ndi ui,,,
7 Februari 2014 pukul 17.06
nma desa.a lucu
7 Februari 2014 pukul 17.30
bango,kya' nama kecap
7 Februari 2014 pukul 17.54
hahaha,,,,